kumpulan artikel tentang pendidikan, materi ajar, contoh makalah

Monday, July 8, 2013

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Tips Memilih Jurusan Kuliah | Semakin kita beranjak dewasa, maka semakin banyak tanggung jawab yang harus kita pikul. Sementara pilihan yang kita miliki semakin sedikit. Salah satunya pilihan jurusan kuliah. Karena pilihan yang semakin lama semakin sedikit dan spesifik itu, maka memilih jurusan kuliah tidak bisa kita lakukan sembarangan. Ini perkara sulit, yang menentukan masa depan kita. Pilihan yang akan sedikit banyak menentukan akan jadi apa kita dalam 5 atau 10 tahun mendatang. Bahkan seluruh hidup kita ditentukan pada waktu pemilihan jurusan ini.

Karena ini pilihan yang sulit, banyak orang kemudian menyerahkan nasibnya pada pilihan yang diberikan orang lain, orang tua misalnya, atau pada pilihan teman. Tidak jarang juga yang memilih jurusan kuliah karena mengikuti pacar yang juga memilih jurusan tertentu. Ini bisa diartikan bahwa kita melepaskan tanggung jawab atas masa depan kita kepada orang lain. Terus? Musti bagaimana dunk?

Apa akibatnya kalau salah memilih jurusan kuliah?

Memilih Jurusan Kuliah Sama dengan kesalahan yang lain. Keliru dalam menentukan jurusan kuliah juga punya konsekuensinya sendiri. Yang paling mungkin adalah kesulitan mengikuti proses kuliah. Efeknya bisa fatal. Drop Out, studi yang berlarut-larut tidak kunjung lulus, atau pindah jurusan kuliah berkali-kali. Pindah jurusan satu kali itu masih normal. Tapi pindah berkali-kali itu berarti musti bayar berkali-kali. Pemborosan uang, tenaga, dan terutama waktu yang tidak bisa kembali. Mau?

Apa saja yang harus dipertimbangkan untuk memilih jurusan kuliah?

  1. Mengenali bakat dan minat. Ini adalah dasar pertama dan paling penting dalam menentukan jurusan kuliah. Setiap orang itu berbeda dengan semua lebih dan kurang, dengan segala kemampuan dan ketidak bisaannya masing-masing. Memilih jurusan karena ajakan teman atau anjuran orang lain yang tidak paham benar siapa kamu, hanya akan membuat satu alasan bagi kamu untuk menemukan kambing hitam jika nanti terjadi masalah dengan kuliahmu. Intinya, pilihlah yang kamu suka. Melakukan sesuatu yang kita suka itu akan memberimu kekuatan lebih jika nanti ada masalah.
  2. Tentukan mau Diploma atau S1. Jalur diploma lebih sesuai bagi kamu yang ingin cepat berkerja, karena masa pendidikan yang lebih singkat dan materi kuliah yang lebih disesuaikan dengan kondisi dunia kerja. Toh, nanti masih ada kesempatan untuk melanjutkan kuliah. Sementara jenjang S1 lebih cocok bagi kamu yang menyasar posisi manajemen tingkat dasar dan menengah di pekerjaan kamu nantinya. Dengan waktu kuliah yang lebih panjang dan muatan akademis yang lebih, lulusan S1 biasanya lebih siap untuk melanjutkan studi meskipun sudah mampu pula untuk bekerja.
  3. Sesuaikan dengan dana. Sebenarnya ini tidak mutlak. Karena kalau mau dan rajin mencari sana-sini, ada banyak peluang mendapatkan beasiswa untuk kuliah. Untuk siatuasi terburuk, kita harus memahami bahwa jurusan tertentu membutuhkan biaya kuliah yang lebih tinggi atau lebih rendah dibanding jurusan lainnya. Jadi, kalau orang tuamu masih menanggung biaya kuliahmu, bicarakan baik-baik kesanggupan dan kemampuan finansial keluarga untuk mendukungmu. Jika kurang, beasiswa atau kerja paruh waktu masih bisa dilakukan untuk mencukupi biaya kuliah. Toh, sebenarnya, kalau kamu mampu, pada semester 2 atau 3, sedikitnya, atau sekecil-kecilnya, kamu sudah mampu untuk memberi les mata pelajaran yang kamu mampu. Masih kesulitan cari uang? Kalau sabar, bisa juga jualan on-line atau menjadi blogger, tulis tulisan yang bagus 2 kali seminggu, pasang iklan, kalau berhasil, dalam minimal 6 bulan kamu sudah bisa mendapatkan gaji pertama dari aktivitas bloggingmu. Dana? Bukan alasan tidak kuliah.
  4. Pekerjaan masa depan. Memang banyak orang yang kemudian bekerja tidak sesuai dengan jurusan kuliah yang dia ambil, dan kemudian berhasil. Apakah itu kekeliruan? Bukan. Kuliah tetap akan mempengaruhi kehidupan anda. Terutama dalam cara anda menghadapi masalah, berlogika, mengambil kesimpulan, dan bersosialisasi dengan orang lain. Sebaik-baiknya orang bekerja adalah ketika dia bekerja untuk dirinya sendiri dan bisa memperkerjakan sebanyak mungkin orang lain. Selama anda menjadi karyawan, sesungguhnya kenyamanan dan keamanan finansial tidak akan pernah 100% anda dapatkan. Jadi? Selama anda menekuni kuliah yang sesuai dengan bakat-minat-keingingan kamu, maka pekerjaan itu akan datang sendiri pada kamu. Atau setidaknya kamu akan punya kemampuan lebih untuk melihat peluang.

Sesering apapun kamu membaca tips memilih jurusan kuliah seperti ini, penntu akhirnya adalah kamu sendiri. Bukan orang tua, guru, atau teman-teman kamu. Kekuatan itu menjadi tanggung jawab kamu sekarang.

Selamat memperjuangkan masa depan kamu sendiri….